1035325 Karakteristik yang Berhubungan dengan Persalinan Sectio Caesarea di RSUD H Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2019

Persalinan Sectio Caesarea

  • Rini Mayasari Akademi Kebidanan Budi Mulia Kota Baru Jambi

Abstract

Angka persalinan Sectio Caesarea di Amerika Serikat telah meningkat empat kali lipat, dari 5,5 per 100 kelahiran pada tahun 1970 menjadi 22,7 per 100 kelahiran pada tahun 1985. Insidensi Sectio Caesarea dalam masing-masing unit obstetrik bergantung pada populasi pasien dan sikap dokter. Sekarang ini angkanya berkisar antara 10 sampai 40 persen dari semua kelahiran, karena seksio sesaria telah ikut mengurangi angka kematian perinatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persalinan operasi Sectio Caesarea pada persalinan ibu di RSUD H Abdul Manap Jambi. Hipotesis yang diajukan ialah adanya hubungan antara umur, Tinggi Badan dan Malpresentasi  dengan tindakan persalinan Sectio Caesarea. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional , menggunakan data primer dari wawancara terpimpin dengan kuesioner serta data sekunder dari rekam medis. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD H Abdul Manap Jambi September-Nov  2019 . Populasi penelitian ini ialah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD H Abdul Manap Kota Jambi 264 responden. Sedangkan sampel pada penelitian ini berjumlah 264 responden yang diambil menggunakan tehnik consecutive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji statistik chi square dan fisher dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan persalinan Sectio Caesarea yaitu diantaranya; usia ibu (p 0,318), Tinggi Badan (0,000) dan Malpresentasi (0,128). Dengan demikian maka disarankan bagi ibu yang memiliki risiko usia ≤ 20 tahun dan ≥ 35 tahun, paritas 1 dan ≥ 4 anak, serta mengalami anemia saat hamil supaya mempersiapkan diri untuk perencanaan operasi Sectio Caesarea.

Published
2020-06-19